Langsung ke konten utama

Wanita


Wanita yang baik agamanya adalah dia yang tak hanya rajin dalam beribadah, namun juga pandai menjaga rasa malunya.

Di tubuhnya terbalut hijab syar'i yang menutup Aurat secara sempurna,

Tutur katanya santun dan akhlaknya begitu mulia.


Wanita yang baik agama adalah mereka yang menuntut ilmu dan mengamalkannya.

Make up terbaiknya adalah wudhunya yang selalu ia jaga.

Lisannya selalu basah dengan membaca Al-Qur'an juga berdzikir mengagungkan Rabb-Nya.

Kepada orang tua dia begitu hormat dan patuh,

Saudara dan sahabatnya pun ia cintai secara utuh.

Selalu bersemangat dalam shalat dan berpuasa,

Di sosial medianya ia pun menjaga agar tak jadi fitnah dan dosa baginya.

Tak mudah memberikan cintanya kepada lelaki,

Namun setelah menikah dia patuh dan taat kepada sang suami.

Begitulah tanda-tanda wanita yang baik agama dan akhlaknya.


Semoga para sahabat akhwat sekalian bisa menjadi salah satunya, Insyaa Allah..


🌹 TELADAN 🌹

Ingatlah kisah KHADIJAH

Dari sekian banyak lelaki kaya yang mencoba meminangnya, tetapi pilihannya jatuh kepada Nabi Muhammad, pria sederhana penuh kejujuran.

Wanita pertama yang beriman,

Wanita pertama yang menghabiskan hartanya dijalan Allah.

Sehingga saat maut hendak menjemputnya ia berkata kepada Nabi Muhammad,

"Jika tidak ada lagi harta untuk engkau berdakwah, maka galilah kuburku dan engkau ambillah tulang belulangku"


Ingatlah kisah SUMAYAH

Wanita pertama yang syahid dijalan Allah

Wanita yang memilih beriman meski harus dibunuh.

Wanita yang rela berpisah dengan keluarganya karena ia percaya di dunia keluarga tidak akan bersatu.

Beliau berkata :

"Biarlah aku dibunuh di dunia yang sementara, karena aku akan hidup selama-lamanya di Syurga, biarlah aku berpisah dengan keluarga di dunia sementara, karena aku akan bersama selamanya di Syurga."


Ingatlah kisah ASIYAH

Isteri Fir'aun yang memiliki istana 

Tetap Zuhud meski disisinya ada singgasana

Rela disiksa oleh suaminya demi beriman kepada Allah.

Tetap mengasihi Fir'aun sebagai suaminya walaupun ia telah disiksa karena keimanannya.

Tidak terpesona dengan istana dunia yang menipu, karena Allah telah menyediakannya istana abadi di Syurga.


Ingatlah kisah MARYAM

Wanita teguh menjaga kesucian,

Tidak pernah disentuh oleh lelaki manapun,

Selalu berada didalam kamar untuk berdzikir kepada Allah.

Ikhlas ketika Allah memberinya seorang anak didalam rahimnya yang suci tanpa suami, dan sabar ketika dirinya difitnah sebagai wanita pezina.


Ingatlah kisah RABIATUL ADAWIYAH

Wanita yang mempersembahkan hatinya hanya untuk Allah

Tidak ingin menikah karena ia sangat takut jika cintanya kepada Allah akan terbagi.

Senantiasa menangis karena rasa rindunya akan Kekasihnya yaitu Allah Ta'ala,

Ia berkata,

"Aku menyembahnya bukan karena mengharap Surga, melainkan karena aku berharap, kelak Kekasihku(Allah) sudi memperlihatkan wajah-Nya padaku kelak di Akhirat."


Allah berfirman :

"Sesunghuhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal."

(QS. Yusuf 111)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Penggunaan Bahasa Sesuai EYD

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Pada kesempatan kali ini, saya akan melakukan observasi (pengamatan) dari 10 spanduk yang berada di sekitar lingkungan rumah. Kemudian saya akan menganalisis penggunaan bahasa spanduk tersebut sesuai dengan EYD. 1. Tempat : Jl. Imam Bonjol Gg. Hj. Salmah Waktu : 27 September 2019 pukul 07.26 WIB Analisis : Penulisan kalimat di atas tidak efektif dan kurang tepat. 1. Seharusnya kalimat tersebut diakhiri dengan tanda seru (!) karena kata "dilarang" mengandung ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah. 2. Seharusnya kata "buang" menggunakan imbuhan me-. Imbuhan me- dapat dibubuhkan sebuah kata dasar yang menyatakan pekerjaan. Imbuhan me- dapat memperkuat makna dari kata-kata dasar yaitu sedang melakukan pekerjaan. Ketika awalan me- bertemu konsonan b menjadi mem-. Contohnya : me + buang = membuang. Referensi : 1. Buku EYD penerbit Lembar Pustaka Indonesia bagian Pemakaian Tanda Baca halam...

Muhasabah

  🕌💕 TODAY's MUHASABAH 💕🕌 Bukan kesabaran jika masih mempunyai batas. Bukan keikhlasan jika masih merasakan sakit " Saat senyuman tak terbalas, maka Allah telah menghitung manis senyummu. " " Saat sapamu tidak terjawab, Allah takkan lupa atas apa yang kau katakan. " " Saat ajakanmu dalam kebaikan terabaikan, lelahmu akan menjadi hiasan di taman Surga-Nya. " " Saat engkau menangis atas perihnya perjuanganmu, Allah tak lalai menghitung setiap tetes air matamu. " " Saat orang lain meninggalkanmu, Allah akan selalu ada bersamamu. " Bersabar saat menemui cobaan, bersyukur untuk semua kekurangan dan kelebihan yang dimiliki, dan ikhlaskan semua hal yang pernah terjadi, baik atau buruk, siapkan diri untuk membuka lembaran baru dan fokus dalam perbaikan diri. 💌 Percaya bahwa akan ada keindahan di penghujungnya nanti, asalkan cinta illahi senantiasa mengiringi, InsyaAllah kita akan terus sabar dan ikhlas dalam menghadapi apapun. Allah S...

Kompetensi Profesional Guru (4)

Nama : Salwa Rayyana Kelas : PAI 4F Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan ke kalian apa sih kompetensi profesional guru itu dan apa aja sih yang termasuk dalam kompetensi profesional guru. Bagi kalian yang akan menjadi seorang guru, ini wajib kalian baca sampai habis !!! Agar kalian bisa menjadi seorang guru yang profesional, no abal-abal !!! Kompetensi Profesional Guru Guru memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas pendidikan, oleh karena itu diperlukan keprofesionalan dalam melaksanakan fungsi dan peranannya dalam proses pembelajaran. Guru dituntut untuk selalu mengembangkan kompetensinya dalam mendidik, mengarahkan dan membimbing peserta didik.  Kompetensi guru yang profesional adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan sehingga ia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan kemampuan maksimal. Atau dengan kata lain, orang yang terdidik dengan baik, serta memiliki pengal...