Langsung ke konten utama

6 Perkara yang Dapat Menggerogoti Amal Baik


6 PERKARA YANG DAPAT MENGGEROGOTI AMAL BAIK

1. Al Istighlal Bi’uyubil Khalqi (sibuk dengan aib orang lain) 

Sibuk dengan aib orang lain membuat lupa pada aib sendiri. Semut diseberang kelihatan sedang gajah dipelupuk mata tidak kelihatan.


2. Qaswatul Qulub (hati yang keras)

Kerasnya hati terkadang lebih keras dari batu karang. Sulit menerima nasehat.


3. Hubbun Dunnya (cinta mati terhadap dunia)

Merasa hidupnya hanya di dunia aja maka segala aktifitasnya tertuju pada kenikmatan dunia sehingga lupa akan hari esok di akhirat.


4. Qillatul Haya’ (sedikit rasa malu)

Jika seseorang telah kehilangan rasa malu maka akan melakukan apa saja tanpa takut dosa.


5. Thulul Amal (panjang angan- angan)

Merasa hidupnya masih lama di dunia ini sehingga enggan untuk taubat.


6. Dhulmun La Yantahi (kedzaliman yang tak pernah berhenti)

Perbuatan maksiat itu biasanya membuat kecanduan bagi pelakunya jika tidak segera taubat dan berhenti maka sulit untuk meninggalkan kemaksiatan tersebut.


Mudah-mudahan kita dijauhkan dari 6 perkara ini sehingga tetap istiqamah dalam ketaqwaan


Wallahu a'lam ......

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Penggunaan Bahasa Sesuai EYD

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Pada kesempatan kali ini, saya akan melakukan observasi (pengamatan) dari 10 spanduk yang berada di sekitar lingkungan rumah. Kemudian saya akan menganalisis penggunaan bahasa spanduk tersebut sesuai dengan EYD. 1. Tempat : Jl. Imam Bonjol Gg. Hj. Salmah Waktu : 27 September 2019 pukul 07.26 WIB Analisis : Penulisan kalimat di atas tidak efektif dan kurang tepat. 1. Seharusnya kalimat tersebut diakhiri dengan tanda seru (!) karena kata "dilarang" mengandung ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah. 2. Seharusnya kata "buang" menggunakan imbuhan me-. Imbuhan me- dapat dibubuhkan sebuah kata dasar yang menyatakan pekerjaan. Imbuhan me- dapat memperkuat makna dari kata-kata dasar yaitu sedang melakukan pekerjaan. Ketika awalan me- bertemu konsonan b menjadi mem-. Contohnya : me + buang = membuang. Referensi : 1. Buku EYD penerbit Lembar Pustaka Indonesia bagian Pemakaian Tanda Baca halam...

Muhasabah

  🕌💕 TODAY's MUHASABAH 💕🕌 Bukan kesabaran jika masih mempunyai batas. Bukan keikhlasan jika masih merasakan sakit " Saat senyuman tak terbalas, maka Allah telah menghitung manis senyummu. " " Saat sapamu tidak terjawab, Allah takkan lupa atas apa yang kau katakan. " " Saat ajakanmu dalam kebaikan terabaikan, lelahmu akan menjadi hiasan di taman Surga-Nya. " " Saat engkau menangis atas perihnya perjuanganmu, Allah tak lalai menghitung setiap tetes air matamu. " " Saat orang lain meninggalkanmu, Allah akan selalu ada bersamamu. " Bersabar saat menemui cobaan, bersyukur untuk semua kekurangan dan kelebihan yang dimiliki, dan ikhlaskan semua hal yang pernah terjadi, baik atau buruk, siapkan diri untuk membuka lembaran baru dan fokus dalam perbaikan diri. 💌 Percaya bahwa akan ada keindahan di penghujungnya nanti, asalkan cinta illahi senantiasa mengiringi, InsyaAllah kita akan terus sabar dan ikhlas dalam menghadapi apapun. Allah S...

Kompetensi Profesional Guru (4)

Nama : Salwa Rayyana Kelas : PAI 4F Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan ke kalian apa sih kompetensi profesional guru itu dan apa aja sih yang termasuk dalam kompetensi profesional guru. Bagi kalian yang akan menjadi seorang guru, ini wajib kalian baca sampai habis !!! Agar kalian bisa menjadi seorang guru yang profesional, no abal-abal !!! Kompetensi Profesional Guru Guru memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas pendidikan, oleh karena itu diperlukan keprofesionalan dalam melaksanakan fungsi dan peranannya dalam proses pembelajaran. Guru dituntut untuk selalu mengembangkan kompetensinya dalam mendidik, mengarahkan dan membimbing peserta didik.  Kompetensi guru yang profesional adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan sehingga ia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan kemampuan maksimal. Atau dengan kata lain, orang yang terdidik dengan baik, serta memiliki pengal...